Malamku bertabrak dengan dingin
Menghela nafas panjang untuk sebuah kelelahan
Rasanya kaki ini.......,
Sudah berjalan panjang
Melangkah lebar
Tapi kenapa tak jua sampai
Harapan-harapan itu terus saja datang
Berterbang bagai kunang-kunang dalam kelam
Memberi warna pada hari
Membuka kejenuhan
Tapi gelap yang membayangi esok dan siang
Selalu menjadi warna yang mendominasi
Memalsukan asa yang ada
Mengisutkan harapan yang tercipta
Bekal doa dalam hati
Menjadi senjata dalam penantian panjang ini