Senin, 21 September 2015

Sajakku

malamku berdering hingga pagi, seperti deringan alarm yang terus bernyanyi.
rintihan dingin menusuk sumsumku, menuju nadi, mengejar ke jantung.
aku masih setia menunggumu.
hingga waktu itu tiba.
dan semua menjadi nyata.

Jejak Sang Pemimpi #31

senyum itu dibangun dengan airmata. _ar
 

Copyright © 2014 -- by Jejak Sang Pemimpi