Sabtu, 08 Februari 2014

CintaDalam Hati

malam ini, aku menimang-nimang angin
kosong tidak ketara
semu tiada bayang merayu
ada gelap dan dingin di luar sana
ku intip lewat celah jendela
nyaliku ciut untuk peluk mereka
: di ruangan sempit, ku bercumbu dengan sajak
memunguti puisi-puisi yang berserakkan
agar tercipta kata yang sempurna
untuk ku persembahkan pada bintang di malam berikutnya
kata sederhana penuh makna
kata cakap membawa hikmah
bersumber dari qolbu yang dalam
kata : rindu

Lawu

Bersetubuh dengan dingin.
Mencipta rasa,
Mengolah jiwa.
Dengan kebersamaan,
Dengan berpelukan.
Satu jiwa, satu raga.
Mencari satu arti, untuk kata
Kata inspirasi, untuk indonesia
Jejak-jejak kata garuda
Terbang, membelah langit
: capai hasyrat cita dan cinta tertinggi

Kado Untuk Kekasihku

Tersenyumlah …..!
Untuk menjemput sang embun
Berkawan sang mentari ….
Hingga bening itu tercipta
Teguhkan langkahmu…….
Langkah yang kian pasti
Untuk menyambut indah taman surgawi.
:lenyapkan goresan tinta itu
Biarkan mereka mengalir bersama air
Biarkan mereka terbang bersama angin
Biarkan berlalu—menjadi masalalu
:lahirkan esok kembali
Esok yang terbalut sang mentari
Esok yang terbalut bening sang embun
Esok yang terbalut oleh kehangatan
Esok yang terbalut oleh kesejukan.
Tetaplah indah……!
Hingga menjadi bunga ditaman surgawi.

Cerita

Membungkam cacian tak semudah membalik telapak tangan
Cerita kemiskinan selalu menjadi dominan dalam kesengsaraan
Apa daya ketololan yang tak bertepi
Apa daya kebodohan yang tidak ada ujung
Lemah menuju kematian
Tergores banyak luka
Menguras banyak airmata
Cerita kemiskian selalu menjadi petaka
Dan aku rela pasrah memeluknya
Sehingga mereka selalu tersenyum denganku
Membawa muka simpati denganku
Namun air tetaplah air
Dan minyak tetaplah minyak
Tak mungkin air tercampur dengan minyak
Tersingkir dan terbuang

Tentang

Dalam ruangan sempit
Satu jendela kecil
Satu pintu normal adanya
Aku coba pahami
Aku coba mengerti
Tentang gejolak dan rasa hati
Tentang kebodohan dan kepandaian
Tentang kematian dan kehidupan
Tentang mimpi dan masa depan
Tentang kegagalan dan keberasilan
Tentang kecurangan dan kebaikan
Tentang kemunafikan dan kehalusan
Tentang arti dan makna
Masih banyak tentang kemudian dan
Tak sanggup lagi kata itu mengalir
Karena hati sudah menghentikan

Sindoro-Sumbing



Melihat-lihat tiang langit
Gagah dan amat perkasa
Ku intip lewat celah jendelah camp
Bersembunyi dari kejaran kematian
Dingin...
Kemudian ada tamu : secercah sinar kuning keemasan, mampu mengusir kematian
Setelahnya Aku berani keluar kandang, berkicau sesuka rasa
Memeluk awan yang membalut Sumbing
Mengangkasa bersama Sindoro
Sungguh...
Keindahan ciptaan-Mu sulit terlukkiskan.

Sajak Untuk Kalian

Kelas XII IPA
Monday, 18 Oktober 2010

Sajak untuk Kalian
Sepi yang terlahir
Hampa yang tercipta
Tawa yang karam
Seiring larinya sang waktu
Itu bukan salah PERSAHABATAN
      Kalian tidak salah
      Begitipun aku
      Mungkin kalian akan tetap kalian
      Dan aku, mungkin akan tetaplah aku…
      Sebutir debu yang terus melawan angin
      untuk terbang
      dengan sepasang sayap mungilnya
      Demi MIMPI yang mulai SEPI.

Jejak Sang Pemimpi #4

Jangan pernah takut untuk bergerak menuju kebaikan, Teruslah melangkah hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.

Jumat, 07 Februari 2014

Jejak Sang Pemimpi #3

Perubahan apa yang telah kau lakukan hari ini.
sabbda ust Achmad Suyanto Alhikmah

Syair Kata

malam ini, aku menimang-nimang angin
kosong tidak ketara
semu tiada bayang merayu
ada gelap dan dingin di luar sana
ku intip lewat celah jendela
nyaliku ciut untuk peluk mereka
: di ruangan sempit, ku bercumbu dengan sajak
memunguti puisi-puisi yang berserakkan
agar tercipta kata yang sempurna
untuk ku persembahkan pada bintang di malam berikutnya
kata sederhana penuh makna
kata cakap membawa hikmah
bersumber dari qolbu yang dalam
kata : rindu 

Unlimited

kenapa hujan kemaren meninggalkan bekas
bukan karena aku tidak suka.
tapi ini adalah masa depannya.
tengoklah kedepan, tataplah langit
arah jalan masih terbentang luas
aku debu kecil yang masih gemar berterbang
mencari tempat untuk berlabuh
mencari tempat untuk berteduh
pada pesona cinta dan cita-cita
aku seperti dia, dia dan mereka
punya hati dan rasa
bahkan mungkin lebih jelek
sungguh tidak ada jaminan
karena aku hanya punya kata.
ingin ku tulis tebal dan besar tanda seru itu
tapi itu bukanlah ranahku.
ku hargai rasa itu,
dengan untaian senyum dari dalam qolbu
ku sertakan ucapan indah
: maaf dan terimakasih

Kamis, 06 Februari 2014

Jejak Sang Pemimpi #2

PERNGHORMATAN terhadap jasa seseorang itu penting. entah itu besar atau kecil jangan pernah kau lupakan kata terimakasih.

Jejak Sang Pemimpi #1

Memulai hal yang berujung indah itu, bukan hal yang mudah. butuh Perjuangan dan Pengorbanan.
 

Copyright © 2014 -- by Jejak Sang Pemimpi