Teman, tidak usah
mengeluh, apa gunanya coba....? Aku memang tidak tau kau sepenuhnya, tapi
setidaknya kita pernah satu tim dalam sebuah komunitas. Kau bisa setegar
mentari, selembut sang bayu dan seputih salju.itu yang ku tau. Jika hidupmu
kendaraan, kaulah pengemudinya, mengapa kau tidak mencoba untuk menjadi
pengemudi yang baik, dan hidupmu akan selalu kau arahkan untuk kebaikan.
Didunia ini tidak ada
kata sia-sia katanya, jika usaha dan do'a sudah menyertai langkah kita, maka
semua akan menjadi indah pada saatnya. Jika masa kini hanya akan menjadi
masalalu pada akhirnya, mengapa kita tidak mau melakukan hal yang terbaik untuk
orang lain. "bukankah orang yang menang itu buka mereka yang selalu dapat
juara, melainkan orang yang selalu membari semangat kepada orang yang lemah.
Teman, Allah maha tau,
tau ketika kita lemah, Tau ketika kita berada dalam titik kebosanan. Cobalah
untuk mendekati-Nya, sedekat mungkin. Perbanyak sujudmu disepertiga malamNya,
mintalah ketenangan , mintalah kemenangan untuk dunia dan akherat nanti. Karena
hanya Dia yang tau suasana hati kita dan apa yang kita butuhkan, melebihi diri
kita sendiri.
Sekarang bangkitlah,
nyalakan lilinmu, tidak usah kau dengar kata-kata kenyataan itu, bertandinglah
untuk menang dengan keadaanmu, biar mereka tau siapa kamu. Kita tidak akan
pernah bisa memaksa orang lain untuk berbuat sesuai keinginan kita. Tapi kita
bisa memaksa diri kita untuk melakukan yang terbaik dalam menyikapi sikap orang
lain.
270113 [rd]