Hidup adalah senyawa yang
seharusnya terbentuk oleh dua unsur yaitu unsur bersabar dan unsur bersyukur.
Dua unsur tersebutlah yang mampu untuk menciptakan setiap momentum hidup kita
terasa nikmat. Hidup haruslah di nikmati, apapun dan bagaimanapun kenyataannya.
Karena sejatinya hidup tidak selalu linier dengan apa yang kita rencanakan.
Hidup selalu bersifat fluktuatif dan dinamis karena selalu berubah kapanpun dan
dimanapun.
Terkadang kita berada pada puncak
kebahagian yang tidak bisa di gambarkan dalam bentuk apapun karena saking
bahagianya, tetapi juga tak jarang kita pada puncak kegelisahan yang membuat
pola pikir kita menjadi tak jernih dan kerdil, merasa bahwa hanya kitalah yang
paling gelisah. Jika kesadaran hidup itu selalu kita hadirkan dalam setiap
waktu kita, tentulah kita akan menjadi manusia yang paling bahagia. Hidup
dengan penuh kesabaran dan kesyukuran, karena sejatinya dalam kondisi apapun
kita harus bersabar dan bersyukur.
Apabila kedua unsur tersebut
sudah kita pegang maka untuk menjalani hidup ini akan terasa sangat mudah,
beribadahpun akan selalu konstan dan teratur bukan beribadah yang sifatnya
responsif yaitu beribadah yang dilakukan berdasarkan ada respon dari
pihak-pihak tertentu atau karena faktor-faktor tertentu.
Semoga kita selalu dalam hidayah
dan taufikNya. amiin
