Ku cipta tanda tanya kepada malam.
Malam kenapa ku cipta gelap
Menebar dingin dan memberi kantuk.
Ku cipta tanda tanya kepada hujan.
Hujan kenapa kau sadis, membunuh sinar yang indah menapak di bumi.
Ku cipta tanda tanya kepada bulan.
Bulan kenapa kau menghilang di saat langit malam menghitam.
Rengekan-rengekan itu bertebar disetiap waktu yang berkisah.
Tidak terjawab di permukaan hanya terpendam di dalam.Hingga akhir semua yang membuat bibir ini menyunggingkan seuntai senyum indahnya.