Berteriak ...
Tertawa ...
Dan tiba-tiba membatu
Ujung waktu meledak
Ketika masa tenggelam
bersama hitam
Semua mati,-
Teriring hening,
Senyap sebab tak
bernyawa
Embun-embun kecil
merayap
Kemudian jatuh memeluk
bumi
Sehingga alam menjelma
putih
Aku berdiri kaku
Ditengah-tengah hitam
dan putih
Linglung
dimakan kenyataan
Tidak tau arah untuk
pulang
Tersesat dalam
sandiwara kepalsuan
Ditekan
Diinjak-injak
Kemudian membatu ...
Lenyap dan terbang
bersama angin.
Terbit di buletin balapan edisi 4